GAMKI MBD dan PCPS GMKI Tiakur Silaturahmi dengan Praktisi Migas Asal MBD di Jakarta
- Apr 21, 2026
- Cici Mega Luturmas
Jakarta, 20 April 2026 – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bersama PCPS GMKI Cabang Tiakur melakukan silaturahmi dengan salah satu tokoh MBD yang juga praktisi minyak dan gas (migas), Boetje H.P. Balthazar, di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan menggali masukan strategis dalam menyambut pengembangan Blok Masela yang merupakan salah satu proyek strategis nasional di sektor energi.
Ketua GAMKI MBD, Eros J. Akse, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Boetje H.P. Balthazar atas kontribusi dan dedikasinya selama ini di dunia migas.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Boetje H.P. Balthazar yang telah lama berkecimpung di sektor migas serta telah bersedia mendukung dan menjadi narasumber dalam webinar nasional yang kami laksanakan pada 13 Maret 2026 lalu,” ujar Eros.
Ia menambahkan, GAMKI MBD juga meminta arahan, ide, dan gagasan dari praktisi migas tersebut terkait langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten MBD dalam menyambut pengembangan Blok Masela.
“Kami berharap masukan dari beliau dapat menjadi referensi penting bagi kami dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan sumber daya manusia dan potensi daerah agar dapat berperan aktif dalam proyek ini,” lanjutnya.
Sementara itu, praktisi migas, Boetje H.P. Balthazar, mengapresiasi inisiatif GAMKI MBD dan PCPS GMKI Cabang Tiakur yang dinilai memiliki gagasan progresif melalui penyelenggaraan webinar nasional.
“Saya memberikan apresiasi kepada pemuda MBD yang tergabung dalam GAMKI dan PCPS GMKI. Kegiatan webinar yang dilakukan sangat bermanfaat dan melibatkan berbagai pihak, ini merupakan langkah positif dan menunjukkan bahwa generasi muda memiliki gagasan yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menekankan, terdapat sejumlah hal penting yang perlu dipersiapkan oleh masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyambut Blok Masela. Salah satunya adalah keterbukaan pemerintah daerah dalam membangun komunikasi dengan berbagai pihak, khususnya SKK Migas dan manajemen INPEX Corporation.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) guna menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten.
“Komitmen pembangunan BLK seharusnya sudah mulai direalisasikan. Jika ada kendala, harus segera dicarikan solusi melalui koordinasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Boetje menekankan pentingnya ketersediaan data yang valid dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan, antara lain: Data tenaga kerja lokal beserta keterampilan yang dimiliki, Data sektor pangan seperti jumlah petani, nelayan, peternak, luas lahan, dan produksi, Data UMKM dan potensi lokal yang dapat dikembangkan, Data vendor lokal beserta kapasitas modal dan kemampuan usaha
“Semua itu penting. Kita tidak bisa berbicara tanpa data yang valid dan akurat,” katanya.
Melalui pertemuan ini, GAMKI MBD dan PCPS GMKI Cabang Tiakur berharap sinergi antara pemuda, pemerintah daerah, dan para praktisi dapat terus diperkuat guna memastikan masyarakat MBD dapat mengambil bagian secara optimal dalam pengembangan Blok Masela serta memperoleh manfaat yang berkelanjutan.